Intankalimantan.com
  • Beranda
  • Profil Intan
  • Berita
  • Gallery
    • Gambar
    • Video
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Intankalimantan
  • Beranda
  • Profil Intan
  • Berita
  • Gallery
    • Gambar
    • Video
No Result
View All Result
Intankalimantan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Damianus Nadu :Penerima Kalpataru dari H utan Adat Pikul-Pangajid

ridwannames@gmail.com by ridwannames@gmail.com
September 9, 2026
in Uncategorized
61 1
0
Damianus Nadu :Penerima Kalpataru dari H  utan Adat Pikul-Pangajid
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

You might also like

No Content Available
BKY-Damianus Nadu (60) salah satu penjuang lingkungan dari kawasan hutan adat pikul-pangajid, Menerima penganugrahan tertinggi penyelamatan lingkungan dari pemerintahan Republik Idonesia.
Penyeleksian untuk mendapatkan penghargaan Kalpataru sangat ketat. Dari mulai tingkat Kabupaten, Provinsi dan Tingkat Nasional. Tim juri dalam melakukan penilaian yang dilakukan mulai dari seleksi admistrasi, dan verifikasi lapangan.
Para juri diisi oleh kalangan profesional, akademisi, pemerintah, akademisi dan jurnalis.
Menurut cerita Damianus Nadu, Sejak awal tahun 80 an, perusahaan Kayu unit Usaha Meliter Zaman Orde Baru beroperasi di sepanjangan perbatasan Malaysia-Indonesia PT Yamaker. Termasuk di Desa Sahan, Kecamatan Seluas, Damianus Nadu sudah berusaha mempertahankan hutan adat warisan leluhurnya di Dusun Malayang, Desa Sahan, Seluas Kabupaten Bengkayang.
Tidak mudah bagi Pak Nadu menghadapi perusahan milik meliter, dia harus berhadapan dengan aparat agar hutan adatnya jangan  ambil oleh perusahaan , Karena wilayah itu termasuk konsesi PT Yamaker. Subuh-subuh didatangi apara meliter bersenjata lengkap akan menangkapnya.
Seluruh keluarga pada menangis, dia tenang menghadapi aparat meliter bersenjata lengkap,”Bapak-bapak mau mengambil sisa hutan kami, Mandau dan lantak akan kami angkat,” cerita Nadu, aparat meliter setelah menegosiasi agar pak Nadu mau ke kantor koramil terdekat, pak Nadu tidak mau, tidak jadi dibawa ke kantor Koramil terdekat, karena pak Nadu melakukan melawannya, aparat meliter pergi begitu saja.
Silih berganti berbagai perusahaan datang untuk mengambil kayu di kawasan hutan adat Pangajid-Pikul. Puncaknya Damianus memimpin komunitasnya dengan mengankat senjata api Landak dan Mandau menyerang fasilitas perusahaan supaya mundur dari kawasan hutan adat pikul pangajid.
Kawasan yang menyimpan kekayaan hutan alam pulau Kalimantan, 99 jenis pohon langka di kawasan itu, seperti pohon meranti, tengkawang, teradu, ulin, gambri, dan lain-lain. bahkan diameternya ada yang 7 meter, ada 28 jenis jamusr, puluhan jenis angrek, ada 6 air terjun, tanaman rempah, dan lain-lain.
Kini Damianus Nadu merasa Lega, karena telah mendapat kepastian hukum, setelah kementerian kehutanan dan Lingkungan Republik Indonesia, Surat Keputusan  SK 1300/MENLHK-PSKL/PKYHA/PSL.1/3/2018, tentang Hutan Adat Pikul seluas 100 hektar.
….……………
Pada tahun 2014 berbagai NGO seperti Seaclogi, Samdhana Institut, TFCA Programe dengan pendampingan INTAN, masyarakat di Kawasan hutan adat pikul mampu mengelola buah pohon tengkawan yang berasal dari kawasan hutan adat pikul menjadi butter nabati alami.
Dari awal pengelolaan hanya menggunakan peralatan sederhana, kini penggelolaan buah tengkawang menjadi butter masyarakat sekitar hutan adat pikul dengan lembaga ekonominya yang dibangun melalui Koperasi Tengkawang Layar sudah memilik pabrik yang representatif dalam pengelolaan buah tengkawang dan turunan produknya.
….…………
Perjuangan Damianus Nadu dan kawan-kawanya membuahkan hasil, Pemerintah Republik Indonesia melaluli kementerian lingkungan hidup dan kehutanan menganugrahkan penghargaan Kalpataru penghargaan tertinggi bagi penyelamatan lingkungan hidup di Indonesia.
Surat Keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan no: SK.476/MENLHK/PSKL/PSL.3/8/2001 menetapkan Damianus Nadu sebagai penerima Kalpataru tahun 2021.
Menurut Damianus Nadu, penghargaan ini sungguh luar biasa, saya mengucapkan terima kasi pihak-pihak yang telah mendukung perjuangan kami selama ini dalam menjaga kawasan hutan adat pangajid-pikul.
“Prestasi ini akan menjadi pemicu kami agar lebih semangat dalam menjaga kawasan hutan adat pangajid-pikul,” kata Nadu.
Share30Tweet19
ridwannames@gmail.com

ridwannames@gmail.com

Recommended For You

No Content Available
Next Post
Masyarakat Adat Pikul Terbitkan Peraturan Adat Nomor 1 Tahun 2025 untuk Lindungi Pohon Tengkawang

Masyarakat Adat Pikul Terbitkan Peraturan Adat Nomor 1 Tahun 2025 untuk Lindungi Pohon Tengkawang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

INTAN Salurkan Bantuan Alat Pemadam Kebakaran untuk Lindungi Hutan Gambut Kalibadung

INTAN Salurkan Bantuan Alat Pemadam Kebakaran untuk Lindungi Hutan Gambut Kalibadung

September 9, 2026
Krisis Air di Tengah Kepungan Karhutla, INTAN Distribusikan Air Bersih dan Perangkat Pemadaman

Krisis Air di Tengah Kepungan Karhutla, INTAN Distribusikan Air Bersih dan Perangkat Pemadaman

Oktober 5, 2026
Damianus Nadu :Penerima Kalpataru dari H  utan Adat Pikul-Pangajid

Damianus Nadu :Penerima Kalpataru dari H utan Adat Pikul-Pangajid

September 9, 2026

Browse by Category

  • Berita
  • Gallery
  • Hutan
  • Uncategorized
  • Video
  • Home
  • Profil Intan
Call us: c

© 2026 intankalimantan.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Profil Intan
  • Berita
  • Gallery
    • Gambar
    • Video

© 2026 intankalimantan.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?